#anak

20 posts loaded — scroll for more

Text
nisazaimsyah
nisazaimsyah

Parenting Itu Beda-Beda, Jadi Nggak Perlu Saling Nyalahin

Jadi orang tua itu sebenarnya nggak ada buku panduan yang benar-benar pasti. Setiap anak beda, setiap keluarga juga punya cerita yang beda. Tapi kadang yang bikin capek itu bukan cuma ngurus anaknya, tapi juga komentar orang lain.

Sekarang ini, apalagi sejak ada media sosial, urusan parenting sering banget jadi bahan penilaian. Ada anak yang lagi main HP sedikit, langsung dibilang orang tuanya kurang tegas. Ada anak yang aktif banget, orang tuanya dibilang nggak bisa ngatur. Bahkan hal-hal kecil pun kadang bisa jadi bahan komentar.

Padahal kenyataannya, setiap orang tua punya cara sendiri dalam mengasuh anak.

Ada orang tua yang lebih santai. Ada yang lebih tegas. Ada yang banyak ngobrol sama anaknya. Ada juga yang lebih fokus ke aturan. Semua itu biasanya disesuaikan sama karakter anak dan kondisi keluarga masing-masing.

Yang sering kita lupa, kita cuma melihat potongan kecil dari kehidupan orang lain. Kita nggak tahu mereka sudah berjuang seperti apa setiap hari.

Bisa jadi orang tua yang kelihatannya santai itu sebenarnya sedang berusaha memahami anaknya yang sensitif. Atau orang tua yang terlihat tegas itu sedang mencoba mendisiplinkan anaknya dengan cara yang menurut mereka terbaik.

Jadi sebenarnya, parenting itu bukan kompetisi siapa yang paling benar.

Daripada sibuk menyalahkan, mungkin lebih baik saling mendukung. Karena jujur saja, jadi orang tua itu sudah cukup melelahkan tanpa harus ditambah rasa dihakimi.

Pada akhirnya, hampir semua orang tua punya tujuan yang sama: mereka cuma ingin anaknya tumbuh jadi orang baik dan bahagia.

Caranya mungkin beda-beda. Tapi selama niatnya sama-sama untuk kebaikan anak, mungkin yang kita butuhkan bukan penilaianmelainkan sedikit lebih banyak pengertian.

Text
misspeculiar-key
misspeculiar-key

Anak

I was never a good daughter to my parents, so listening to this song stings.

Text
bobbynus
bobbynus

PEMERINTAH akan membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak-anak usia di bawah 16 tahun mulai 28 Maret. Pembatasan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026.

Plt. Direktur Direktorat Komunikasi Publik Komdigi Marroli J. Indarto mengatakan, saat aturan itu diterapkan, anak-anak usia di bawah 16 tahun tidak lagi dapat memiliki akun media sosial, seperti YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, dan Roblox.

Keputusan itu diambil karena ancaman di ruang digital bagi anak-anak semakin nyata, di antaranya pornografi, perundungan siber, penipuan secara daring, hingga adiksi digital. Dengan demikian, anak-anak perlu dilindungi dari ancaman tersebut.

“Tujuannya untuk melindungi supaya adik-adik tercegah dari risiko kejahatan di dunia digital, seperti perundungan,” ujar Marroli di Pondok Pesantren Darul Falah Cihampelas, Jumat (6/3/2026).

Perlindungan anak

Aturan ini juga dapat mengurangi anak-anak dari terpaan iklan di dunia digital. Pembatasan akses media sosial bagi anak-anak bisa jadi menimbulkan ketidaknyamanan saat awal diberlakukan.

Photo
iamlolas
iamlolas

Kisah Romansa Hitam - BAB 6 KENANGAN (di Wattpad) https://www.wattpad.com/1611774867-the-story-of-black-romance-bab-6%0Dkenangan?utm_source=web&utm_medium=tumblr&utm_content=share_reading&wp_uname=lolasilaban Ini kisah dua orang manusia. Kisah cinta yang berawal dari pertemuan yang tak sengaja di lapangan sepak bola SMA Harapan Internasional. Pertemuan antara dua insan anak remaja bernama Gogo Abraham dan Gia Laban. Dua anak remaja yang memiliki karakter bertolak belakang. Gogo selalu

photo
Photo
iamlolas
iamlolas

The Story of Black Romance - BAB 4 SEKETARIS GOGO (on Wattpad) https://www.wattpad.com/1611163207-the-story-of-black-romance-bab-4%0Dseketaris-gogo?utm_source=web&utm_medium=tumblr&utm_content=share_reading&wp_uname=lolasilaban Ini kisah dua orang manusia. Kisah cinta yang berawal dari pertemuan yang tak sengaja di lapangan sepak bola SMA Harapan Internasional. Pertemuan antara dua insan anak remaja bernama Gogo Abraham dan Gia Laban. Dua anak remaja yang memiliki karakter bertolak belakang. Gogo selalu bersikap dingin. Gia selalu bersikap ceria. Kedua sikap itu menjadi pemicu tumbuhnya cinta di antara mereka berdua, khususnya Gogo. Gogo mulai jatuh cinta pada Gia. Gogo menyukai kepribadian Gia yang ramah pada setiap orang. Gia selalu mudah memberikan senyumnya kepada siapa pun. Senyum indah selalu memberi kedamaian. Tapi, senyum itu tidak pernah dia dapatkan sejak pertemuan pertama mereka. Lalu, Gogo mulai menyadari bahwa sikap dinginnya adalah penyebab Gia tidak menyukainya. Gogo pun bertekad untuk mengubah sikap dinginnya demi mendapatkan hati Gia. Tapi, sangat disayangkan, Gia sangat membenci Gogo meski Gogo sudah menunjukkan perubahan sikapnya. Gogo yang tidak pernah mengalami penolakkan dalam hidupnya tidak terima saat Gia menolak perasaannya. Gogo marah sehinga dia bertekad untuk memiliki Gia seutuhnya meski harus menggunakan berbagai macam cara. Namun, cara yang Gogo lakukan justru menjauhkan dirinya dengan Gia. Gia menghilang tanpa kabar setelah lulus SMA. Hilangnya Gia menimbulkan kerinduaan yang amat dalam di hati Gogo. Kerinduan itu sangat menyiksa dirinya selama lima tahun. Gogo selalu mencari keberadaan Gia. Tapi, dia tidak pernah bisa menemukan Gia di mana pun. Dapatkah Gogo bertemu kembali dengan Gia? Kisah apa yang akan terjadi jika mereka di pertemukan kembali?

photo
Photo
iamlolas
iamlolas

The Story of Black Romance - BAB 3 MALU DAN BERSALAH (di Wattpad) https://www.wattpad.com/1610827511-the-story-of-black-romance-bab-3-%0Dmalu-dan?utm_source=web&utm_medium=tumblr&utm_content=share_reading&wp_uname=lolasilaban Ini kisah dua orang manusia. Kisah cinta yang berawal dari pertemuan yang tak sengaja di lapangan sepak bola SMA Harapan Internasional. Pertemuan antara dua insan anak remaja bernama Gogo Abraham dan Gia Laban. Dua anak remaja yang memiliki karakter bertolak belakang. Gogo selalu terasa dingin. Gia selalu manis ceria. Kedua sikap itu menjadi pemicu tumbuhnya cinta di antara mereka berdua, khususnya Gogo. Gogo mulai jatuh cinta pada Gia. Gogo menyukai kepribadian Gia yang ramah pada setiap orang. Gia selalu mudah memberikan senyumnya kepada siapa pun. Senyum indah selalu memberi kedamaian. Tapi, senyuman itu tidak pernah dia dapatkan sejak pertemuan pertama mereka. Lalu, Gogo mulai menyadari bahwa sikap dinginnya adalah penyebab Gia tidak menyukainya. Gogo pun bertekad untuk mengubah sikap dinginnya demi mendapatkan hati Gia. Tapi, sangat memalukan, Gia sangat membenci Gogo meski Gogo sudah menunjukkan perubahan sikapnya. Gogo yang tidak pernah mengalami penolakkan dalam hidupnya tidak menerima saat Gia menolak perasaannya. Gogo marah sehinga dia bertekad untuk memiliki Gia seutuhnya meski harus menggunakan berbagai macam cara. Namun, cara yang Gogo lakukan justru menjauhkan dirinya dengan Gia. Gia menghilang tanpa kabar setelah lulus SMA. Hilangnya Gia menimbulkan kerinduaan yang amat dalam di hati Gogo. Kerinduan itu sangat menyiksa dirinya selama lima tahun. Gogo selalu mencari keberadaan Gia. Tapi, dia tidak pernah bisa menemukan Gia di mana pun. Bisakah Gogo bertemu kembali dengan Gia? Kisah apa yang akan terjadi jika mereka ditemukan kembali?

photo
Text
ngurahsuryakusuma
ngurahsuryakusuma

Tari Condong Anak Klasik Bali

Tari Condong adalah Tarian Bali Klasik yang sering dipentaskan sebagai pendahuluan untuk Tari Legong Klasik dan diiringi oleh Tari Semar Pangulingan. Istilah Tari Condong merujuk ke karakter fiksi yang merepresentasikan wanita yang ada di dalam Tari Condong seperti juga Tari Legong Klasik, Tari Gambuh Klasik dan Tari Arja Klasik.
#TariCondong #TariCondongKlasik #TariKlasikBali #TariCondongBali…

Text
bobbynus
bobbynus

GANGGUAN gangguan kejiwaan pada anak dan remaja di Provinsi Jawa Barat mengalami peningkatan dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Rumah sakit Jiwa (RSJ) Cisarua Jabar mencatat, jumlah pasien anak dan remaja yang mengakses layanan kesehatan jiwa naik dan kasus yang ditangani juga semakin beragam, mulai dari gangguan perkembangan hingga depresi.

Dengan rata-rata jumlah pasien yang datang ke poliklinik psikiatri kini mencapai sekitar 30 orang per hari

“Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang berkisar di angka 20 pasien per hari, dengan beragam variasi kasus.

Depresi

Pasien yang ditangani mencakup gangguan perkembangan seperti autisme dan disabilitas intelektual, hingga gangguan mental emosional seperti depresi, gangguan kecemasan, dan gangguan kepribadian.

Text
bobbynus
bobbynus

KASUS bunuh diri anak di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur lantaran tidak bisa membayar uang sekolah dan membeli perlengkapan sekolah, menjadi sorotan serius.

Pasalnya,  kasus itu menambah daftar kelam kasus bunuh diri pada anak di Indonesia.

Peristiwa itu sejatinya tidak dapat dilihat sebagai persoalan individu semata, melainkan sebagai tanda kegagalan struktural negara dalam melindungi anak-anak.

Fenomena bunuh diri pada anak dan remaja menunjukkan adanya persoalan sosial yang kompleks dan berakar pada ketimpangan struktural.

Tekanan sosial

Kasus tersebut merupakan puncak akumulasi tekanan sosial akibat kegagalan negara dalam menyediakan layanan dasar yang merata.

Text
obatsakit2011-blog-blog-blog
obatsakit2011-blog-blog-blog

Lihat postingan ini… “Bahasa Jawanya Anak”.

Text
lampungkitaid
lampungkitaid

Menteri PPPA Dorong Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis untuk Gizi Anak dan Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, lampungkita.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mendorong optimalisasi distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diprioritaskan bagi kelompok rentan, antara lain ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak yang memerlukan perlindungan khusus. Optimalisasi tersebut dinilai penting agar Program MBG menjadi fondasi peningkatan kualitas gizi…

Text
dickin123
dickin123
Text
ingatlah
ingatlah

Dua Anak Hanyut di Sungai Pasaman Barat, Satu Meninggal Dunia

INGATLAH – Peristiwa tragis terjadi di Sungai Batang Simpang Godang, Nagari Ranah Malintang, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Dua anak perempuan dilaporkan hanyut setelah debit air sungai tiba-tiba meningkat pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Dalam kejadian tersebut, satu anak meninggal dunia, sementara satu korban lainnya berhasil diselamatkan.
Kepala…

Text
suraudotco
suraudotco

Dunia Anak di Tengah Krisis Moral Digital

 
SURAU.CO – Istilah “anak adalah penerus bangsa” hampir selalu hadir dalam pidato kenegaraan, visi pendidikan, dan jargon pembangunan. Namun di balik kemegahan slogan itu, dunia anak-anak hari ini justru sedang berada dalam situasi yang paling rapuh dalam sejarah modern: krisis moral digital. Sebuah krisis yang tidak datang dalam bentuk kelaparan massal atau perang terbuka, tetapi dalam bentuk…

Text
ingatlah
ingatlah

Lewat Menulis, SatuPena Sumbar Bantu Pulihkan Trauma Anak Korban Gempa

INGATLAH – Perkumpulan penulis SatuPena Sumatera Barat menggelar kegiatan motivasi menulis bagi anak-anak korban gempa yang tinggal di hunian sementara (huntara) Kecamatan Kota Tengah, Kota Padang.
Kegiatan ini bertujuan membantu anak-anak mengekspresikan perasaan sekaligus memulihkan trauma pascabencana.
Sekretaris SatuPena Sumbar, Armaidi Tanjung, mengatakan menulis dapat menjadi media terapi…

Text
lampungkitaid
lampungkitaid

Polsek Kalideres Amankan Pedagang Tokoyaki diduga Cabuli Anak Dibawah Umur

Jakarta Barat, lampungkita.id – Seorang Pria berusia 52 tahun yang berprofesi sebagai pedagang Tokoyaki Diamankan Warga dan polisi di jl bambu larangan rt 07/09 Pegadungan Kalideres Jakarta Barat, Kamis, 8/1/2026
Dalam caption yang beredar pria tersebut diduga telah melakukan aksi perbuatan cabul terhadap anak perempuan dibawah umur
Saat dikonfirmasi Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat…

Text
ingatlah
ingatlah

Kak Seto Kunjungi Pengungsian Pesisir Selatan, Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana

INGATLAH.COM – Pemerhati Anak Indonesia, Seto Mulyadi atau Kak Seto, mengunjungi lokasi pengungsian korban banjir dan tanah longsor di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Rabu (7/1/2026) kemaren.
Kunjungan tersebut difokuskan pada pemberian dukungan psikososial dan trauma healing bagi anak-anak yang terdampak bencana.
Setibanya di lokasi, Kak Seto disambut…

Text
suraudotco
suraudotco

Tindakan Anak di Bawah Umur: Ketika Kesalahan Mereka adalah Cermin

 
SURAU.CO – Berita tentang tindakan anak di bawah umur semakin sering menghiasi ruang publik. Dari perundungan, kekerasan, penyalahgunaan media sosial, pergaulan bebas, hingga tindak kriminal, anak-anak dan remaja seolah muncul sebagai pelaku. Reaksi masyarakat pun cepat: marah, mengecam, bahkan tidak jarang menuntut hukuman berat. Namun, dalam perspektif Islam, persoalan anak tidak pernah…

Text
bobbynus
bobbynus

MENTERI PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Arifatul Choiri Fauzi mengapresiasi komitmen KAI dalam mewujudkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah Ibu dan anak.

Hal itu dikatakan Choiri saat mengunjungi Stasiun Yogyakarta pada Jumat (26/12). Di Stasiun Yogyakarta, Menteri PPPA meninjau kondisi pelayanan mulai dari ruang runggu, ruang laktasi, area bermain anak, lounge, dan menyapa para penumpang kereta api khususnya anak-anak, ibu, dan lansia.

“Saya sangat mengapresiasi inovasi KAI berupa fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI yang memungkinkan penumpang perempuan dapat mengetahui posisi tempat duduk mana yang diisi oleh penumpang perempuan dan laki-laki sehingga bisa memilih tempat duduk yang sesuai dengan kebutuhan. Ini merupakan salah satu terobosan untuk menjawab kebutuhan pelanggan sehingga makin nyaman saat menggunakan kereta api,” ujar Menteri PPPA.

Text
bobbynus
bobbynus

MEDIA sosial kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan keluarga. Di dalamnya, berbagai bentuk interaksi terjadi, termasuk Public Display of Affection (PDA) atau ekspresi kasih sayang yang ditampilkan secara terbuka. Jika dahulu PDA identik dengan perilaku di ruang publik, kini media sosial menjadi ruang baru untuk menampilkan kedekatan emosional, khususnya antar pasangan.

Bagi keluarga, fenomena PDA di media sosial tidak hanya soal ekspresi cinta, tetapi juga berkaitan dengan pendidikan nilai, keteladanan, dan kesehatan psikologis anggota keluarga, terutama anak-anak.

Apa Itu PDA di Media Sosial?

PDA di media sosial merujuk pada unggahan foto, video, atau tulisan yang menunjukkan kemesraan pasangan secara terbuka. Bentuknya beragam, mulai dari foto bersama, ucapan sayang, hingga konten yang sangat personal. Konten semacam ini dapat dengan mudah diakses oleh berbagai kalangan usia, termasuk anak-anak.

Dampaknya bagi Anak dan Keluarga

Dalam konteks keluarga, PDA di media sosial dapat memberikan dampak yang berbeda-beda. Di satu sisi, ekspresi kasih sayang yang wajar dapat menjadi contoh positif tentang hubungan yang hangat, saling menghormati, dan penuh perhatian. Anak dapat belajar bahwa cinta diekspresikan melalui sikap lembut, saling mendukung, dan komunikasi yang baik.