Parenting Itu Beda-Beda, Jadi Nggak Perlu Saling Nyalahin
Jadi orang tua itu sebenarnya nggak ada buku panduan yang benar-benar pasti. Setiap anak beda, setiap keluarga juga punya cerita yang beda. Tapi kadang yang bikin capek itu bukan cuma ngurus anaknya, tapi juga komentar orang lain.
Sekarang ini, apalagi sejak ada media sosial, urusan parenting sering banget jadi bahan penilaian. Ada anak yang lagi main HP sedikit, langsung dibilang orang tuanya kurang tegas. Ada anak yang aktif banget, orang tuanya dibilang nggak bisa ngatur. Bahkan hal-hal kecil pun kadang bisa jadi bahan komentar.
Padahal kenyataannya, setiap orang tua punya cara sendiri dalam mengasuh anak.
Ada orang tua yang lebih santai. Ada yang lebih tegas. Ada yang banyak ngobrol sama anaknya. Ada juga yang lebih fokus ke aturan. Semua itu biasanya disesuaikan sama karakter anak dan kondisi keluarga masing-masing.
Yang sering kita lupa, kita cuma melihat potongan kecil dari kehidupan orang lain. Kita nggak tahu mereka sudah berjuang seperti apa setiap hari.
Bisa jadi orang tua yang kelihatannya santai itu sebenarnya sedang berusaha memahami anaknya yang sensitif. Atau orang tua yang terlihat tegas itu sedang mencoba mendisiplinkan anaknya dengan cara yang menurut mereka terbaik.
Jadi sebenarnya, parenting itu bukan kompetisi siapa yang paling benar.
Daripada sibuk menyalahkan, mungkin lebih baik saling mendukung. Karena jujur saja, jadi orang tua itu sudah cukup melelahkan tanpa harus ditambah rasa dihakimi.
Pada akhirnya, hampir semua orang tua punya tujuan yang sama: mereka cuma ingin anaknya tumbuh jadi orang baik dan bahagia.
Caranya mungkin beda-beda. Tapi selama niatnya sama-sama untuk kebaikan anak, mungkin yang kita butuhkan bukan penilaianmelainkan sedikit lebih banyak pengertian.


