#Azhar

20 posts loaded — scroll for more

Text
furiouswindfulcrum
furiouswindfulcrum

How Azhar Mahmood played IPL despite Pakistan player ban since 2009 | Throwback | Cricket News - The Times of India

Mahmood played for Punjab Kings (then Kings XI Punjab) in the 2012 and 2013 seasons and later represented KKR in the 2015 season.

Source link


View On WordPress

Text
bumblebeelz
bumblebeelz

A bust illustration of two characters laying in a bed of pillows and blankets. One is curled beneath the chin of the other, eyes closed peacefully. The other is awake, a hand pressed gently against the other's nape.ALT

Drawing I did for Ether’s birthday. Characters belong to us. <3

Text
10bmnews
10bmnews

Azhar Mahmood excluded as Pakistan name new coaching staff for Bangladesh T20Is

Assistant Coach Azhar Mahmood speaks to the media in this undated image. — Reuters

LAHORE: The Pakistan Cricket Board (PCB) has announced a revamped management and coaching staff for the upcoming T20 international series against Bangladesh, notably omitting assistant coach Azhar Mahmood from the coaching staff.
As per the cricket board, New Zealand’s Mike Hesson will assume the responsibilities…

Text
drsonnet
drsonnet

Al-azhar University In Cairo

October 1983, the Al-Azhar University, Cairo, is the leading university for study of Islam, This is both a place of study and meditation, Sitting on the floor of the mosque, students spend half their time to the study of religious texts. (Photo by Manuel Litran/Paris Match via Getty Images)

Text
tasran
tasran

2May2k25: Azhar with classmates in The Educators, Class IV.

Text
tasran
tasran

12 April 2k25: Azhar Passport size photo for Class IV

Text
florsims488
florsims488
Text
mannytoodope
mannytoodope
Text
postcard-from-the-past
postcard-from-the-past

Interior of the Al-Azhar Mosque in Cairo, Egypt

Egyptian vintage postcard

Answer
texasdreamer01
texasdreamer01

Aww, thank you so much, nonny!

I had attempted contacting Yubi a few years ago because of others also asking the same thing, but recieved no response - unfortunately I think Azhâr has been completely abandoned, but I really appreciate the compliment about my Khuzdul work!! It’s very kind of you, thank you for taking the time to send a message! I hope you have a good day, too! 🥰🥰🥰

Text
drsonnet
drsonnet

22. Cour de la Mosquée el Ahzar, au Kaire

The main courtyard of Al-Azhar Mosque (10th century) in Cairo, Egypt.

Collection: De Agostini Editore

De Agostini Picture Library

Joseph-Philibert Girault de Prangey | 22. Cour de la Mosquée el Ahzar, au Kaire | The Metropolitan Museum of Art (metmuseum.org)

Text
drsonnet
drsonnet

Bilibin Ivan - Courtyard of the Al-Azhar Mosque and University Complex Cairo - Russian School - 19th Century (1929)


فناء جامع وجامعة الأزهر ، القاهرة ، 1928

إيفان ياكوفليفيتش بيليبين

Text
alruel
alruel

Doodle of Cassian and @lux-astralis’ character Azhar (left) Disaster goth boys!

Text
abbasalharik
abbasalharik

Pemantik Api

Minggu kemaren, sebelum pemboman Rumah Sakit Al-Ahli Al-Arabi oleh Israel, warga negara Arab di Yordania, Lebanon, Qatar, Kuwait, Maroko sudah banyak yang turun ke jalan. Dengan jumlah massa yang fantastis. Bahkan, warga negara Eropa, dan beberapa kota di Amerika juga keluar untuk demo membela rakyat Palestina.

Anehnya, di Mesir belum ada pergerakan apapun. Walau Jumat kemaren (13/10), jamaah Masjid Al-Azhar sudah melakukan aksi dari dalam Masjid. Tidak seperti sekarang, hari itu polisi masih menutup gerbang agar masa tak tumpah ke jalan.

Bagi yang salat Jumat di Azhar hari itu pasti heran kenapa tema khotbahnya bukan Palestina??? Sampai di ujung khotbah, oknum warga Mesir yang duduk dekat mimbar berteriak ke khatib lantaran tidak membahas Palestina.

Mesir berbatasan langsung dengan Gaza. Mereka memikul kewajiban yang lebih besar untuk melakukan segala cara untuk membela tetangga Arab dan Muslim mereka. Dan massa mereka harusnya berkali-kali lipat lebih banyak daripada massa negara lain.

Maka, demi menghilangkan rasa heran, saya tanyakan hal ini ke teman kamar yang warga Mesir,

“Kenapa kalian tidak demo juga kayak warga-warga Arab lain?”

Dia bilang,

“Orang takut. Di sini kalau ada perkumpulan gitu bisa dicurigai pemerintah sebagai pemberontak”.

Begitu menurutnya.

Sampai terjadilah apa yang terjadi di Malam Selasa (17/10) kemaren. Rumah Sakit Al-Ahly Al-Araby dibom oleh Israel. Sontak membuat dunia marah. Rencana Presiden Palestina Mahmud Abbas untuk bertemu Presiden AS Joe Bieden lansung batal. Warga Arab di Lebanon misalnya dan warga Turki sampai berdemo secara brutal di depan Kedutaan Amerika dan Israel.

Sejak peristiwa itu, Parlemen Mesir ikut mengutuk Israel. Rakyat Mesir mulai turun ke Jalan. Khotbah di Masjid Al-Azhar jumat ini (20/10) sudah membahas Palestina. Massa sudah dibiarkan berdemo di jalan umum. Bahkan di Medan Tahrir.

Saya jadi berpikir, walau pahit, peristiwa berdarah terkadang adalah cara satu-satunya untuk menggerakkan dunia. Buktinya, aksi bakar diri yang dilakukan oleh Bouazizi di Tunis tahun 2011 berhasil memantik revolusi Musim Semi Arab.

Hari itu, setelah salat jumat, saya chat teman saya yang asal Mesir sambil guyon,

“Akhirnya, rakyat Mesir turun ke jalan. Kita perlu membom Rumah Sakit dulu agar mereka mau bergerak”

Dia jawab dengan emot senyum sambil bersedih.

Rakyat Mesir memang memprihatinkan. Ekonomi mereka ambruk dan kebebesan berpendapat tak terjamin. Sekarang, tetangga mereka kena bombardir. “Ghalban” kata mereka.


Kairo, 21 Oktober 2023

Text
abbasalharik
abbasalharik

Al-Azhar Milik Umat

Al-Azhar sejak hari pertama Tufan Al-Aqsha (7/10) sudah menyatakan dukungan terhadap rakyat Palestina. Sebelum rakyat sipil di Gaza berjatuhan, sebelum apa yang terjadi di Gaza menjadi tragedi kemanusiaan, sebelum lembaga kemanusiaan dan negara dunia mengutuk kejahatan Israel lantaran menyerang sipil, wartawan, dan tenaga medis.

Di sosial media, Al-Azhar dengan lantang mengucapkan kalimat yang bersejarahnya:

ويشدُّ الأزهر على قلوب الشعب الفلسطيني الأبي وأياديهم، الذي أعاد لنا الثقة، وبثَّ فينا الروح، وأعاد لنا الحياة بعد أن ظننا أنها لن تعود مرة أخرى، ويدعو الله أن يرزقهم الصبر والصمود والسكينة والقوة، مؤكدًا أن كل احتلال إلى زوال إن آجلًا أم عاجلًا، طال الأمد أو قصُر


“ِAl-Azhar menguatkan hati dan tangan rakyat Palestina. Yang mana mereka telah menengembalikan harapan dan menebar ruh kehidupan pada umat setelah kita menyangka itu tak mungkin lagi kembali. Al-Azhar berdoa agar Allah memberi mereka kesabaran, ketabahan dan ketenangan. Al-Azhar juga menegaskan bahwa penjajahan akan lenyap cepat atau lambat”

Ini respon yang luar biasa dari Al-Azhar, mengingat aksi Tufan Al-Aqsha sendiri dipelopori oleh Hamas. Dan Hamas adalah organisasi yang masuk dalam daftar teroris di beberapa negara seperti; Mesir, AS, Kanada, dan Jepang. Bahkan, PBB dan Uni Eropa juga menganggap Hamas sebagai organisasi teroris.

Menurut saya, ini menunjukkan Al-Azhar milik umat. Bukan milik Mesir. Qadhiyyah umat adalah qadhiyyah Al-Azhar. Dan kemerdekaan rakyat Palestina adalah hutang lama yang sampai sekarang belum berhasil tertunaikan. Maka, selama itu memperjuangkan kemerdekaan Palestina, tak peduli dari kelompok manapun, Al-Azhar akan berdiri bersama mereka.

Perjuangan rakyat Palestina dan pembebesan Baitul Maqdis sudah menjadi DNA Al-Azhar. Bukti kecilnya, masa diktat masih dicetak, sampul diktat mahasiswa Al-Azhar selalu ada gambar Masjid Al-Azhar.

Semoga Al-Azhar selamanya menjadi lambang persatuan umat. Ulama-ulamanya menjadi penerang dunia. Sering dikatakan, jikalau Ka'bah adalah kiblat salat umat islam, maka Al-Azhar adalah kiblat ilmu mereka.

Diktat Fakultas Syariah tahun 2018ALT
Diktat Fakultas Dirasat Islamiyyah tahun 2019ALT

Kairo, 21 Oktober 2023

Text
blokedyke
blokedyke

arts fought

myusena and cats/raudha and family for @leatherdaddymoominpappa (and the various people who made the cats)
daisy for @inkwell33
lovemail for @weedsmokingbf
jude and vilhelm for Marisa_Eggs
fennel for @creachurcritter

nudity and ids under cut

[[MORE]]

[image 1: myusena, a fat white man with a long black beard tied in two pink ribbons, wearing a patterned green sweater, pink knitted hat and grey trousers, sat on a kerb in front of and backlit by a nondescript shop, surrounded by cats. these cats include: a white cat with black and orange spots clinging to his arm with his eyes closed, wearing a red bandana; a dark teal cat with a sharks fins and tail and scars on his neck and haunch, lying on his thigh; a cat with a white left side and blue left eye and black right side and red right eye, sheltered under one knee; a white cat with blue, pink and green splotches including a pink heart around their eye, a green tongue, green claws and green spines on their tail rested around his shoulders; a little light yellow cat with green spots and a leaf on their head sitting on his hat; a tiny tuxedo cat wearing green ribbons on their neck and tail clinging to his beard, asleep; a small orange, brown tabby, and white cat resting her paws on his boot; a fluffy brown and tan cat sitting on his knee; a skinny cat with a pale beige spotty pattern and scars on her nose, front leg and back, scratching his leg; a brown-and-pink cat with a vine pattern eating his shoelace, and a tuxedo cat walking away from him with his wallet in her mouth]

[image 2: a brightly-coloured garden scene. in the foreground, raudha, a black girl with brown hair tied up in a puff with a frog on the hairband, wearing a teal shirt and blue shorts, lies on her stomach, legs kicked in the air, watching a frog in a pond. in the background, azhar, a young black man with a wide brown afro wearing a yellow tank top with a pink heart on it and a pink skirt carries lachlan, a little black boy with light brown dreads wearing one pink and one green croc, on his back. to their right and behind, orion, an elderly black man with moles and long, curly blond hair, wearing rectangular glasses, blue jeans and an orange button-up, smiles down softly at oleander, a black toddler with shorter, curly blond hair, wearing blue dungarees and a turquoise shirt, reaching up for him, faced away from the viewer. they are in the doorway of a shed painted blue - inside, behind orion, a shed is visible. to their right and in front, layla, an elderly black woman with long, curly black hair wearing a yellow dress with ruffled sleeves, and harry, a black teenage girl with lilac hair, blue shorts, and brown sandals, watch tilly, a black toddler with long black hair in a pink dress and red trainers draw on a red fence in chalk. harry is squatted down, with one of tilly’s hands on her knee - both are faced away from the viewer.]

[image 3: a bright, cartoony drawing of a woman shaped like a daisy, skipping through a field, wearing a puffy orange shirt, green trousers, and white gloves, throwing up a peace sign]

[image 4: a drawing in a traditional-tattoo style of a robot with light brown skin, a pink hat with white wings and an antenna with a heart on it, a pink torso with a gold-framed heart-shaped window in the front with a heartbeat monitor in it, a pink skirt with a gold buckle and trouser chain with heart-shaped links, pink thigh-high boots with wings on the heels and hearts on the knees, and segmented silver sections on the arms, legs, neck and stomach. he’s holding out an envelope with a heart on it and text in the background reads “you got mail”.]

[image 5: a bust drawing of jude, a black man with slight wrinkles around his eyes, sharp cheekbones, and short dreads, wearing a black robe and an earring shaped like a dagger. he’s depicted in profile on a bright yellow background with yellow lighting, while jude himself is purple-toned.]

[image 6: a half-body drawing of vilhelm, a very muscular light-skinned man with red eyes, stringy black hair, and big fangs, wearing a broken shackle around his neck and black trousers. he is hunched over in a dark forest, shirtless]

[image 7: a drawing of fennel, a blue lynx with black horns in a beige jacket and peach t-shirt, blue-grey trousers and brown boots. he’s depicted in the style of an animal crossing character on a brown planet with a blue, starry sky in the background.]

ryohei for @peteradnan

[image 8: ryohei, an older east asian man with a small moustache and straight, shoulder-length brown hair, wearing rectangular glasses and a blue robe with white stripes but otherwise full-frontal nude. he has hair on his chest, arms, legs, and stomach, and is sitting in a relaxed pose on the vague impression of a surface. the background is made up of vague blue and green watercolour blotches.]

Text
abbasalharik
abbasalharik

Krisis budaya berpikir

Prof. Mahmud Taufiq Saad adalah sosok yang memiliki watak yang kuat. Pribadi beliau mengingatkanku dengan penyair arab As-Syanfariy ketika ia mensifati dirinya,

ولا خرق هيق كأن فؤاده يظل به المكاء يعلو ويسفل


Beliau pernah menasehati kami para pelajar Asia Timur di salah satu ceramahnya,

“Saya menasehati kalian terkhusus pelajar asia agar kalian biasakan berdiri tegap. Jangan biasakan menunduk-nunduk di depan orang. Termasuk di depan guru-guru kalian!”.

Sehabis ceramah, di antara kami ada yang menyeletuk, “duh, bahaya ini nasehatnya” dia terkejut karena nasehat beliau ini bertentangan dengan budaya yang marak di tengah azhar dan juga pendapat fiqh yang mashur.

Sebenarnya, gumamnya itu menunjukkan suatu cara berpikir kebanyakan mayoritas mahasiswa azhar. Budaya belajar kita mencetak manusia-manusia yang bisanya menerima sesuatu dan kemudian dianut begitu saja. Kita terbiasa dengan pola pikir “perkataan guru adalah kebenaran”.

Sehingga, ketika mereka menemukan pendapat yang bertentangan, mereka langsung gundah, protes. Padahal kalau mereka diajarkan berpikir, mereka seharusnya bisa membedakan mana yang pendapat pribadi, mana yang ilmu, dan mana yang harus diamalkan atau dianut. Dan nasehat Prof. Mahmud Taufik Saad hanyalah pendapat pribadi. Kalau kita menganggapnya begitu kita tak perlu gundah atau protes.

Dari sini aku rasa, mahasiswa azhar sudah krisis budaya berpikir. Budaya belajar mahasiswa selama ini harus diperbaiki. Karena tujuan pendidikan adalah mencetak manusia bukan hewan gembala.

Kairo, 29 Oktober 2022

Text
glitch-h-archive
glitch-h-archive

Lil surprise gift for @astriferaas of the boy of all time

Text
abbasalharik
abbasalharik

Penyakit Materialisme di Mimbar-Mimbar Masjid

Khatib jumat di dekat asrama adalah khatib terbaik menurut saya setelah Syekh Makki di Masjid Sahabah, Bawwabat. Selain teknik (intonasi, gerakan tangan, mimik wajah), materi khutbahnya juga bernas. Dari khutbahnya nampak kalau dia adalah orang yang banyak baca.

Dan khutbah hari ini adalah salah satu khutbah terbaik. khatib bicara 3 bahaya yang mengancam umat hari ini dan di masa depan. Tiga hal itu adalah: ateisme, penyimpangan seksual dan narkoba. Materi yang esensial dan menyentuh problematika umat.

Tapi, saya punya sedikit kritik terkait khutbah jumat hari ini. Sedikit sekali. Sakin sedikitnya mungkin yang baca tulisan ini agak kesulitan menangkap bagian mana yang dikritik.

Khatib jumat mengisahkan satu kisah yang dirawayatkan oleh Ahmad Syakir (w. 1958 M) dalam bukunya Kalimah Al-Haq. Begini cerita ringkasnya:

Seorang alim dan khatib di Mesir berkhutbah. Kebetulan di antara jamaat waktu itu ada Raja Husein dan Sastrawan Mesir Taha Husein.

Alim tadi melontarkan sebuah syair yang menyanjung Raja Husein dan terkesan merendahkan nabi. Muhammad Syakir (ayah Ahmad Syakir) yang kebetulan hadir waktu itu langsung menyanggah khutbah tersebut. Berita ini sampai ke telinga Raja Husein. Akibatnya, si khatib langsung dicopot dari jabatannya dan dilarang khutbah di berbagai tempat.

Ahmad Syakir sebagai perawi kisah bertutur kalau si khatib ini akhirnya jatuh miskin dan ditemukan gelandangan di pintu-pintu masjid. Kemudian Ahmad Syakir bilang kalau inilah akibat dari merendahkan nabi.

Khatib jumat hari ini sebenarnya mendengar kisah ini dari syekhnya di majelis Muwattho. Khatib bercerita, setelah syekh menceritakan kisah itu, syekh meminta tanggapan murid-muridnya. Maka salah satu yang hadir saat itu angkat tangan dan berkomentar,

“Masalahnya si alim ini kenapa ia tak berbisnis atau membuka usaha saja dan tak hanya bergantung dengan gajinya sebagai khatib.!?”

Syekh yang mendengar itu langsung berseloroh,

“Sungguh Barat telah menjajah bahkan sampai ke majelis ilmu kita”.

Khatib jumat melalui kisah di majelis muwattho ingin mengingatkan penyakit materialisme yang menjangkit umat. Buktinya jawaban yang terlontar di majelis tadi.

Tapi kalau kita perhatikan lagi, sebenarnya yang mengajarkan materialisme terlebih dahulu adalah syekh itu sendiri melalui kisahnya. Jelas sekali di kisah itu dampak materi (jatuh miskin) digaris bawahi dengan spidol merah. Syekh, Ahmad Syakir, dan Khatib jumat seolah ingin mengatakan, “lihatlah azab orang-orang yang menghina nabi, mereka jatuh miskin!”.

Model berpikir inilah yang memenuhi mimbar-mimbar masjid, diajarkan guru agama dan orang tua sejak dahulu. Nilai dan ajaran agama selalu dipromosikan dengan dampak materi.

Misal, kena longsor gara-gara banyak perzinaan, anak durhaka nanti matinya jadi ikan pari, orang yang makan harta haram nanti matinya dengan perut buncit penuh nanah atau baca surat tertentu buat kaya, rajin salat malam buat tubuh sehat dan bugar. Gaya ceramah model ini yang mengisi mimbar masjid umat dan indonesia (terkhususnya). Dan saya menyaksikannya sendiri waktu pulang ke Indonesia kemaren.

Padahal, Al-Quran ketika mensyariatkan salat, puasa, zakat dan haji selalu menjelaskan hikmah nya secara maknawi.

Salat:

إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنۡهَىٰ عَنِ ٱلۡفَحۡشَاۤءِ وَٱلۡمُنكَرِۗ وَلَذِكۡرُ ٱللَّهِ أَكۡبَرُۗ وَٱللَّهُ یَعۡلَمُ مَا تَصۡنَعُونَ

[Al-Ankabut 45]

Puasa:

لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ

[Al-Baqarah 183]

Zakat:

خُذۡ مِنۡ أَمۡوَ ٰ⁠لِهِمۡ صَدَقَةࣰ تُطَهِّرُهُمۡ وَتُزَكِّیهِم بِهَا

[At-Taubah 103]

Haji:

لِّیَشۡهَدُوا۟ مَنَـٰفِعَ لَهُمۡ وَیَذۡكُرُوا۟ ٱسۡمَ ٱللَّهِ فِیۤ أَیَّامࣲ مَّعۡلُومَـٰتٍ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّنۢ بَهِیمَةِ ٱلۡأَنۡعَـٰمِۖ

[Al-Hajj 28]


Agar jiwa bersih. Bukan badan sehat. Agar mengingat Allah. Bukan biar kaya.

Respon yang terlontar di majelis Muwatto adalah respon yang wajar. Sekaligus kritis. Ya, agar tak jatuh miskin caranya belajar perencanaan finansial, bisnis, investasi, kerja. Kalau ingin dapat nilai bagus adalah dengan belajar. Rasanya tak ada orang berakal yang menolak kaedah ini.

Trus Allah kamu kamu letakkan dimana?

Allah selalu kita ingat selama kita terus melaksanakan salat lima kali sehari semalam. Selama dua kalimat syahadat terus kita pegang erat.

Kita ingat Allah dengan cara memperhatikan aturan-aturan-Nya. Ketika bekerja, bekerja dengan jujur dan tak zalim. Ketika berbisnis, berbisnis dengan yang halal. Ketika ujian tak curang. Ketika sudah mengerahkan seluruh usaha tapi tetap gagal, maka ingat qadha dan qadar Allah. Beginilah makna hakiki dari mengingat Allah. Itulah mengapa disyariatkan salat lima kali sehari semalam. Agar hati manusia terus terpaut dengan Sang Pencipta. Ketika hati terpaut dengan-Nya, ia akan terdorong untuk meninggalkan larangan-Nya dan bersegera melakukan perintahnya-Nya.

Itulah beda orang yang ingat Allah dan tidak. Antara beriman dan yang tidak beriman. Mereka yang tidak ingat Allah mungkin dalam bekerja bisa saja menghalalkan segala cara. Ketika mereka gagal dalam usaha, mereka akan putus asa. Pikiran mereka terbatas pada materi. Karena bagi mereka hidup itu cuma satu kali. Dan kebaikan itu cuma materi. Mereka tak mengenal istilah pahala, berkah, rahmat, dan ampunan Allah.

Setiap manusia berkesempatan menjadi kaya raya. Setiap manusia berkesempatan jadi orang sukses. Tapi yang membedakan seorang muslim adalah mereka punya prinsip-prinsip yang tak terima kompromi (tsawabit). Selain itu mereka punya pandangan jauh melampaui hal-hal materi. Karena mereka beriman pada Allah dan hari akhir serta mereka memiliki syariat yang mengatur kehidupan mereka. Oleh sebab itu dalam Al-Quran orang yang tak beriman memiliki hidup yang sempit,

وَمَنۡ أَعۡرَضَ عَن ذِكۡرِی فَإِنَّ لَهُۥ مَعِیشَةࣰ ضَنكࣰا وَنَحۡشُرُهُۥ یَوۡمَ ٱلۡقِیَـٰمَةِ أَعۡمَىٰ

[Tha-Ha 124]


Hal-hal maknawi mengambil porsi besar dalam agama. Agama ada agar mendidik sisi ruhiyyah dan mengikis kotoran-kotoran materialisme dari jiwa manusia. Dalam Al Quran sediri dikatakan,

قَدۡ أَفۡلَحَ مَن زَكَّىٰهَا ۝ وَقَدۡ خَابَ مَن دَسَّىٰهَا

[Asy-Syams 9 - 10]

Dua ayat ini kata para ulama menjadi salah satu tujuan utama penciptaan manusia. Yaitu mensucikan diri. Dan agama ada untuk merealisasikan tujuan-tujuan penciptaan manusia.

Masalahnya, kebanyakan orang adalah hamba oportunis. Mengingat Allah ketika susah saja. Berdoa ketika ada maunya saja. Allah baginya hanya di masjid dan di tikar sajadah. Baginya agama adalah jembatannya meraih dunia. Agama malah menyuburkan benih-benih materialisme dalam dirinya.

Kalau kita resah dengan penyakit materialisme yang menjangkiti umat, mungkin salah satu yang berkontribusi menebar penyakit ini secara tak sadar adalah para penceramah yang banyak tahu tapi kurang hikmah.

Kairo, 30 September 2022

Text
lyrics2world
lyrics2world

Itni Si Baat Hai Lyrics - Azhar | Arijit Singh

Itni Si Baat Hai Lyrics – Azhar | Arijit Singh

Itni Si Baat Hai Lyrics from Azhar is the latest Bollywood song sung by Antara Mitra, Arijit Singh with music also given by Pritam Chakraborty.Itni Si Baat Hai song lyrics written by Manoj Yadav.

Itni Si Baat Hai Song Details

Song:
Itni Si Baat Hai

Movie:
Azhar

Singer:
Antara Mitra, Arijit Singh

Lyrics:
Manoj Yadav

Music:
Pritam Chakraborty

Itni Si Baat Hai Lyrics
Tere dar pe aake tham…


View On WordPress